sql
Kandang Kawat Batray

Jual Kandang Kawat Batray




Spesifikasi Kandang Kawat Batray

Kandang adalah salah satu kebutuhan penting dalam bisnis peternakan. Fungsi utama kandang adalah untuk menjaga supaya ternak tidak berkeliaran dan memudahkan pemantauan serta perawatan ternak. Terdapat banyak sekali jenisnya, baik berdasarkan tipe maupun bahan yang digunakan untuk membuatnya, sedangkan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan. secara tidak langsung kandang juga mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil peternakan. Alat kandang yang fungsional akan menambah pendapatan bagi para pemiliknya.

Kandang tipe batray merupakan modifikasi dari sistem sangkar atau kurungan, yang disusun secara berderet memanjang, bertingkat dua atau lebih. Setiap sangkar bisa untuk satu ekor ayam atau kalau ayam tipe ringan bisa diisi dua ekor. Hasil penelitian yang sudah ada, pengisian satu ekor per lokal kandang batray adalah lebih baik dibanding dengan lebih satu ekor per lokal. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya sifat-sifat atau tingkah laku kehidupan sosial dari ayam. Dasar atau lantai kandang sistem batray dibuat agak condong ke depan dengan harapan agar telur dapat menggelinding ke depan untuk memudahkan pengambilan telur.

Alat peternakan ini dapat dibuat dari kawat, kayu reng, dan juga bambu. Masing-masing mempunyai sisi kelemahan dan keuntungan dan mungkin sebagai pertimbangan yang utama adalah masalah harga (modal). Ada sebagian peternak yang mengkombinasikan pemakaian antara kawat dengan bambu yaitu dengan menjadikan alas kandang batray berbahan kawat sedangkan bagian atas berbahan bambu. Dan mungkin inilah kombinasi yang ideal sepanjang pengamatan kami. Ada juga yang merupakan hasil kombinasi antara kayu reng dengan bambu.

Alat kandang ini adalah pilihan tepat , bersih dan efisien untuk jaman  karang. Telur jadi bersih, menghindari pecah dan awet bisa s/d 10 tahun. Banyak pilihan alat pendukung kandang tersebut (kran minum/nipple drinker, talang pakan, water regulator dll)

Keunggulan Kandang Batray:

1. Hemat tempat karena rancangan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan 
    keinginan peternak
2. Ayam secara individu mudah terkontrol baik produksi maupun kesehatannya
3. Pergerakan ayam terbatas sehingga energi hasil metabolisme bisa digunakan 
    untuk produksi telur dengan optimal
4. Kebersihan telur terjaga
5. Kasus kanibal berkurang
6. Mempermudah pemberian tata laksana pemeliharaan seperti pengambilan telur, 
    pemberian pakan dan air minum
7. Mempermudah pembersihan kotoran ayam