CV.Mitra Alat Ternak - Jual Peralatan Kandang Ternak Open dan Close House
Verified Supplier
Tambah Ke Favorit

Durasi Penyimpanan Telur Ayam

Tanggal :23/11/2022 13.35.00 Penulis : Creative Team


Telur ayam banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena harganya yang terjangkau dan mudah dalam pengolahannya. Umur simpan yang singkat menyebabkan sulitnya mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat saat permintaan meningkat. Telur memiliki umur simpan yang relatif singkat yaitu sekitar 7-14 hari. Ketahanan telur bergantung pada kesegaran telur. Kesegaran telur ditentukan dari kondisi cangkang atau kerabang, putih telur, dan kuning telur.


Perubahan warna ataupun bau pada kondisi yang menentukan kesegaran telur cenderung tidak disukai konsumen. Mutu telur yang menurun menjadi penyebab tingginya cemaran mikroba yang melampaui batas normal dan berdampak buruk bagi kesehatan. Coating atau pemberian lapisan khusus pada telur ayam dapat meningkatkan umur simpan telur menjadi 30 hari jika disimpan pada suhu ruang dan dapat bertahan selama 40 hari jika disimpan di kulkas atau ruangan dengan suhu rendah. Coating dapat menggunakan bahan alami berbasis protein serta larutan kapur.


Penanganan telur ayam setelah panen juga dapat menentukan durasi penyimpanan. Telur yang dipanen harus segera disortasi dan dipisahkan dari yang kotor maupun retak dan abnormal. Umur simpan telur ayam akan menjadi lebih lama jika perlakuan coating dikombinasikan dengan penyimpanan telur pada suhu yang lebih rendah seperti suhu AC atau lemari pendingin (kulkas). Jika telur terlalu lama disimpan walaupun sudah mendapat perlakuan coating dan disimpan pada lemari pendingin telur tetap dapat berubah menjadi busuk.


Telur yang direbus menjadi lebih cepat busuk ketika dalam suhu ruangan. Hal tersebut dikarenakan suhu ruangan yang cenderung panas dapat menghancurkan lapisan yang melindungi pori-pori telur sehingga bakteri dapat mudah masuk. Jika busuk tidaknya telur ayam berdasarkan durasi penyimpanan sulit untuk dilakukan, maka kita bisa memperhatikan ciri-ciri dari telur ayam yang busuk antara lain yaitu lebih ringan, aromanya tidak enak, kuning telur tidak bulat, dan cepat merata saat dikocok.


Telur yang sudah busuk memiliki bobot yang ringan sehingga jika direndam maka telur akan melayang atau mengapung. Aroma dari telur yang busuk akan mengeluarkan bau tak sedap. Saat membuka telur perhatikan juga bentuk kuning telur. Telur yang busuk memiliki ciri kuning telur yang menyebar dan terlihat lebih encer. Selain itu telur yang busuk juga akan lebih cepat merata saat dikocok karena bagian kuning dan putih telur biasanya cenderung bercampur bahkan sebelum dikocok. Pemenuhan telur ayam terhadap permintaan pasar tidak hanya dari segi kualitas saja tetapi juga segi kuantitas. Peternak ayam layer (petelur) dengan populasi ayam berjumlah banyak membutuhkan wadah pakan ayam serta tempat minum yang berkualitas dan terjangkau untuk menunjang bisnis ayam layernya sehingga produksi telur ayam dapat maksimal.

kategori blog

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui
Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Logo IDT
Chatbot