KENALI CIRI-CIRI AYAM TIREN

Tanggal :03/05/2023 00.00.00 Penulis : Creative Team


Daging ayam menjadi makanan yang banyak dicari oleh masyarakat Indonesia karena harganya yang relatif lebih terjangkau dibanding hewan lainnya. Kandungan gizi yang terdapat pada ayam juga menjadikan baik masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah maupun kalangan elit turut mengonsumsi daging ayam. Tingginya tingkat permintaan pasar terhadap daging ayam terkadang membuat beberapa penjual daging ayam melakukan aksi nakal nekat menjual daging ayam tidak layak jual seperti ayam yang sudah mati bukan karena perlakuan manusia secara sengaja tetapi mati dikarenakan terjangkit penyakit atau semacamnya. Singkatnya, ayam tiren telah mati sebelum disembelih. Ayam tiren (mati kemarin) biasa diperoleh pedagang dari peternak dengan harga yang murah lalu diolah dan diperjualbelikan di pasar dengan harga yang sama seperti ayam segar lainnya sehingga penjual ayam tiren mendapat keuntungan yang melimpah.

 

Lalu bagaimana kita dapat mengetahui mana ayam tiren dan mana yang bukan?

Hal yang mungkin bisa meminimalisir agar kita tidak memilih ayam tiren di pasaran yaitu kita perlu mengetahui ciri-ciri fisik dari ayam tiren serta perbedaannya dengan ayam segar. Pembeli sering tidak memperhatikan secara detail daging ayam yang dibelinya. Terlebih saat hari-hari besar dimana permintaan daging ayam melonjak drastis, momen ini sering dijadikan kesempatan bagi oknum penjual daging ayam nakal. Oknum pedagang daging ayam tiren juga sudah dapat mengolah ayam tiren sedemikian rupa sehingga ayam tiren terlihat seperti ayam segar. Namun tetap ada bagian-bagian yang dapat dibedakan antara ciri fisik ayam tiren dan ayam segar diantara yaitu:


1.Bagian kepala

Bagian kepala ayam tiren memiliki pembuluh darah yang berwarna kebiruan. Pembuluh darah berwarna kebiruan menandakan bahwa ayam telah mati sebelum disembelih. Pembuluh darah ayam segar memiliki warna merah cerah.

 

2. Bagian sayap

Bagian sayap memiliki kesamaan seperti bagian kepala yaitu untuk ayam tiren pembuluh darahnya berwarna kebiruan pada pangkal sayap dan untuk ayam segar pembuluh darah pada pangkal sayap berwarna merah cerah.

 

3. Bagian lainnya

Perhatikan warna pembuluh darah kapiler pada bagian daging ayam dengan melihat warna. Pilihlah daging ayam yang memiliki warna pembuluh darah kapiler pada semua bagian merah cerah karena hal itu menandakan kesegaran daging ayam yang akan dikonsumsi.


Kematian ayam sebelum disembelih seringnya diakibatkan oleh penyakit. Penyakit yang terkenal sering ditemui di ayam broiler yaitu AI, Gumboro, dan CRD. Penyakit tersebut bisa dicegah dengan pemberian vaksin yang terjadwal. Pemberian vaksin bisa dilakukan melalui tetes pada mata ayam, injeksi atau suntikan, ataupun mencampuri dengan air minum. Cara pemberian vaksin bergantung juga terhadap jenis vaksin yang akan diberikan. Vaksin yang diberikan dengan pencampuran melalui air minum menjadi sangat mudah jika peternak menggunakan tempat minum ayam otomatis. Peternak bisa mencari distributor peralatan kandang yang menjual tempat minum ayam otomatis yang tersebar di seluruh Indonesia. Pencegahan ayam yang mati sedari awal dari pihak peternak akan mengurangi maraknya ayam tiren yang beredar di pasaran.

kategori blog

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui
Logo IDT
Chatbot