KEUNGGULAN BETERNAK SISTEM LONGYAM

Tanggal :11/05/2023 00.00.00 Penulis : Creative Team


Sistem longyam merupakan sebuah sistem budidaya yang menggabungkan 2 budidaya ternak yaitu ikan dan ayam. Kata longyam berasal dari singkatan balong dan hayam yang diambil dari bahasa sunda dengan arti kolam dan ayam. Hasil panen dari sistem longyam ini memberikan keuntungan yang ganda bagi para peternak. Sistem longyam juga dapat menghemat penggunaan lahan untuk budidaya. Peternak juga bisa meminimalisir anggaran untuk pakan ikan karena ikan mendapatkan makanan yang berasal dari kotoran serta pakan ayam yang jatuh ke kolam. Kotoran ayam yang jatuh ke dasar kolam menjadi sumber utama untuk pertumbuhan phytoplankton dan bakteri yang menjadi penunjang utama kehidupan zooplankton yang kemudian menjadi sebagai sumber makanan ikan. Kelebihan lainnya dari sistem longyam ini juga dapat mengurangi bau kandang ayam yang biasanya menjadi kendala bagi para peternak.


Dibalik keunggulan ganda sistem longyam terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar peternak dapat meraih untung sesuai dengan tujuan awal dari sistem longyam ini. Resiko penularan penyakit antar ternak yang dipelihara dengan sistem longyam menjadi lebih tinggi karena adanya kemungkinan perkembangan jentik-jentik nyamuk yang menjadi penyebab malaria pada ayam. Kesehatan ayam juga dapat terganggu karena tingkat kelembapan dari kolam ikan dapat mempengaruhi kelembapan pada kandang ayam. Jumlah ayam dan ikan yang dipelihara harus seimbang. Jika jumlah ayam yang dipelihara lebih banyak daripada ikan maka kotoran dan pakan ayam yang jatuh ke kolam akan terlalu banyak untuk ikan sehingga bisa menjadi racun. Untuk setiap 1 ekor ayam idealnya membutuhkan 10-20 ekor ikan yang berukuran 5-8 cm. Selain itu permukaan kolam ikan tidak boleh tertutup seluruhnya dengan kandang ayam. Hal ini bertujuan agar kandang ayam tidak secara menyeluruh menutupi ataupun menghalangi masuknya sinar matahari yang masuk ke kolam.


Idealnya luas kandang ayam maksimal 1/3 dari luas kolam ikan. Kedalaman kolam sebaiknya 1,5 meter dengan jarak ketinggian kandang dari permukaan air minimal 1,5 meter. Hal tersebut bertujuan agar sirkulasi udara antara kandang ayam dan kolam berjalan baik dan lancar. Selain itu juga agar tingkat kelembapan dalam kandang ayam tidak terpengaruh akibat kolam di bawahnya. Air pada kolam juga sebaiknya mengalir dikarenakan jika menggenang nantinya akan menjadi tempat favorit bagi nyamuk dan lalat untuk berkembang biak dan mengundang berbagai penyakit untuk hinggap. Manajemen pemeliharaan ternak dengan sistem longyam ini harus dijalankan dan diperhatikan dengan baik untuk mencegah ayam terkena stres. Pemilihan supplier maupun distributor yang menjual peralatan kandang ayam harus dipertimbangkan secara cermat dan tepat oleh peternak agar dapat menunjang operasional dalam kandang.

kategori blog

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui
Logo IDT
Chatbot