MENGENAL SISTEM KEMITRAAN DALAM TERNAK AYAM

Tanggal : 11 Mei 2023 Penulis : Creative Team


Perkembangan bisnis dari waktu ke waktu semakin pesat menyesuaikan dengan kondisi permasalahan yang ditemui oleh para pebisnis. Dalam berbisnis ternak ayam broiler khususnya untuk kandang ayam closed house, peternak membutuhkan modal yang banyak untuk membangun kandang, lahan, pakan, vitamin, DOC, peralatan ternak, dan hal lainnya. Kendala dalam hal modal untuk ternak broiler kandang closed house yang dialami peternak memicu munculnya sebuah sistem bisnis yang sering disebut sistem kemitraan. Pada sistem kemitraan terdapat 2 pihak yang bekerja sama. Peternak pada sistem kemitraan biasa disebut sebagai pihak plasma dan perusahaan penyedia sapronak disebut sebagai pihak inti. Sistem kemitraan dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut karena dari pihak inti akan menyediakan sarana produksi peternakan seperti DOC, pakan, vaksin, vitamin, dan obat-obatan sehingga peternak plasma bisa berfokus menyediakan kandang closed house serta peralatannya. Peternak plasma juga bertanggung jawab dalam usaha ternak ayam broiler dari proses chick in sampai panen.

 

Prinsip ternak ayam broiler sistem kemitraan yaitu kerja sama yang saling menguntungkan untuk kedua pihak antara perusahaan inti dan peternak plasma. Terdapat 2 bentuk sistem kemitraan yaitu sistem kemitraan kontrak dan sistem kemitraan bagi hasil. Kelebihan sistem kemitraan kontrak yaitu adanya jaminan bagi peternak plasma mengenai pemasaran hasil panen serta kepastian harga ayam. Kelemahannya yaitu keuntungan yang didapat peternak plasma pada sistem kemitraan kontrak lebih sedikit daripada sistem kemitraan bagi hasil karena adanya tambahan harga sapronak untuk keuntungan inti dan jika harga ayam saat panen lebih tinggi daripada yang tertera di kontrak awal maka peternak plasma hanya mendapat harga sesuai dengan harga kontrak yang berlaku. Pada sistem kemitraan kontrak perusahaan inti menyediakan sapronak dan pembimbing teknis seperti dokter hewan dan PPL. Sedangkan peternak plasma menyediakan kandang, peralatan, operasional, dan tenaga kerja. Kontrak yang disepakati berisikan harga sapronak harga jual ayam, bonus prestasi, serta SOP perjanjian kemitraan kontrak.

 

Sistem kemitraan lainnya yaitu sistem kemitraan bagi hasil. Kewajiban para perusahaan inti dan peternak plasma sama seperti sistem kemitraan kontrak. Perbedaannya pada sistem bagi hasil harga sapronak didasarkan pada harga pasar aktual. Pada sistem kemitraan bagi hasil pemasaran dapat dilakukan oleh kedua pihak. Sistem ini memiliki kelemahan yaitu rawan adanya ketidakjujuran terkait masalah biaya yang dikeluarkan. Peternak plasma juga bisa merugi jika harga jual di bawah harga pokok produksi.

 

Tujuan dari adanya sistem kemitraan ini yaitu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan saling membutuhkan, mendukung, dan saling menguntungkan. Para pihak harus bekerja sama dengan baik agar tujuan dari kemitraan ini dapat tercapai. Perusahaan inti selaku penyedia sapronak harus memastikan DOC, pakan, vitamin, dan vaksin yang disiapkan memiliki kualitas yang bagus dan terjamin. Peternak plasma harus mengetahui kondisi kandang setiap harinya agar ayam yang dipanen dapat optimal. Peralatan ternak ayam yang disediakan peternak plasma juga harus berkualitas. Pemilihan produk peralatan ternak ayam otomatis akan sangat membantu operasional dalam kandang. Tenaga kerja yang dibutuhkan pun dapat dikurangi dengan penggunaan peralatan ternak ayam serba otomatis. Produk peralatan ternak bisa Anda dapatkan di supplier alat kandang ayam di seluruh Indonesia. Pastikan jangan sampai salah pilih ya!


kategori Blog

Tag

Post terbaru

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui