CV.Mitra Alat Ternak - Jual Peralatan Kandang Ternak Open dan Close House
Verified Supplier
Tambah Ke Favorit

Penyebab Ukuran Telur Tidak Seragam

Tanggal :11/01/2023 14.18.00 Penulis : Creative Team


Ketidakseragaman ukuran telur yaitu kondisi dimana telur yang dihasilkan oleh ayam layer dalam satu lingkungan memiliki ukuran telur yang berbeda-beda. Beberapa permasalahan yang dialami oleh peternak ayam layer berkaitan dengan penurunan produksi telur baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Faktor penyebab dari kondisi tersebut dapat dikarenakan penyakit, mutu bibit, kecukupan nutrisi, kondisi lingkungan, dan manajemen pemeliharaan.


Faktor penyakit menjadi penyebab utama penurunan produksi telur pada ayam layer. Disfungsi organ banyak disebabkan oleh penyakit yang menjangkiti ayam. Penyakit yang menyerang organ pencernaan, pernafasan, syaraf, maupun organ reproduksi secara langsung akan berdampak terhadap produksi telur. Infeksi AI mempengaruhi kualitas telur dengan menyebabkan telur kehilangan pigmennya sehingga warna kerabang menjadi lebih pucat. Perubahan pada organ reproduksi akibat ND yaitu indung telur mengecil, selaput telur membengkak, dan terjadi perdarahan. Pencegahan maupun penanggulangan terhadap penyakit dengan cara melakukan vaksinasi teratur dengan dosis yang tepat akan sangat membantu agar ayam layer dapat terhindar dari penyakit.


Ketidakseragaman telur ayam dapat disebabkan oleh kualitas pullet yang kurang baik. Kualitas pullet yang kurang baik memiliki ciri-ciri berat badan dan keseragaman pullet yang rendah. Keseragaman pullet yang rendah ini akan mengakibatkan ketidakseragaman awal produksi dan tidak seragamnya ukuran telur yang dihasilkan. Adanya pullet yang mempunyai jarak tulang pubis yang sempit juga menjadi ciri tersendiri yang mengakibatkan ayam tersebut mempunyai ukuran telur yang lebih kecil atau tidak seragam.


Ukuran dan berat telur juga dipengaruhi oleh nutrisi pakan seperti protein dan asam amino tertentu. Tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi dari pakan maka akan mengurangi berat telur. Bahkan jika hal tersebut terjadi pada ayam layer sebelum umur 40 minggu dapat berakibat pada penurunan jumlah produksi telur. Kualitas pakan dengan nutrisi yang buruk atau tidak seimbang serta pakan yang mengandung zat racun atau antinutrisi dapat menyebabkan penurunan produksi telur. Ayam layer yang tidak mengonsumsi air minum selama beberapa jam akan berhenti berproduksi telur sampai berminggu-minggu. Oleh karena itu penting bagi peternak untuk mengetahui supplier tempat minum ayam yang memiliki produk tempat minum berkualitas dan memiliki garansi.

kategori blog

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui
Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Logo IDT
Chatbot