SOLUSI TERHADAP KECILNYA TEMBOLOK AYAM

Tanggal : 11 Mei 2023 Penulis : Creative Team


Ayam broiler merupakan ayam yang diternakkan untuk dimanfaatkan dagingnya. Pertumbuhan bobot badan ayam broiler serta panennya yang cepat menjadikan bisnis ayam ini sangat digandrungi oleh para peternak ayam. Pakan menjadi sangat penting dan utama dalam beternak ayam broiler karena berpengaruh terhadap bobot yang akan dicapainya. Berbicara mengenai pakan, peternak juga perlu memperhatikan sistem pencernaan yang dimiliki ayam untuk membantu proses pengolahan pakan dalam tubuh ayam.


Pada sistem pencernaan terdapat organ yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara pakan dan air pada ayam yang dinamakan tembolok. Pada tembolok juga pakan akan dilunakkan terlebih dahulu sebelum masuk ke bagian selanjutnya yaitu proventikulus. Tembolok ayam sangat mempengaruhi optimal tidaknya konsumsi pakan ayam yang berpengaruh terhadap produktivitas ayam. Jika ukuran tembolok tidak optimal atau terlalu kecil maka feed intake ayam juga akan rendah.


Jika tembolok ayam kecil maka peternak perlu melakukan beberapa penyesuaian perlakuan agar ayam yang diternakkan tetap tumbuh secara optimal. Pada kasus tembolok ayam kecil berpengaruh terhadap feed intake ayam sehingga nutrisi dalam pakan harus dipadatkan sesuai dengan feed intake dari ayam yang memiliki tembolok kecil. Nutrisi yang masuk ke dalam tubuh ayam yang memiliki tembolok kecil harus sama dengan ayam lainnya.


Dikarenakan turunnya feed intake pada ayam dengan tembolok kecil maka kualitas dan manajemen pemberian ransum harus semakin ditingkatkan mulai dari proses penerimaan, penyimpanan, dan pemberian pakan. Metode FIFO (first in first out) dalam manajemen pakan dapat menjaga kualitas pakan agar tetap bagus. Hindari memberikan pakan yang sudah berjamur pada ayam karena dapat menimbulkan imunosupresi. Solusinya yaitu dengan pembalikan pakan yang dapat meminimalisir pakan berjamur yang disebabkan pakan lembab serta menggumpal. Selain itu pemuasaan pada siang hari juga merupakan hal yang umum dilakukan oleh peternak untuk memperbesar tembolok dengan cara merangsang fungsi kerja saluran pencernaan ayam. Penyediaan tempat pakan ayam harus didasarkan dengan jumlah populasi ayam dalam kandang. Perawatan tempat pakan ayam dilakukan secara rutin dengan melakukan pencucian tempat pakan minimal 2 kali dalam seminggu.


Tempat makan ayam otomatis dapat turut menjaga kualitas pakan. Tempat makan manual seperti feeding tray memiliki resiko yang tinggi dalam hal kontaminasi pakan dengan kotoran ayam. Hal ini dikarenakan ayam sering naik ke feeding tray serta mengacak-acak pakannya dan sering membuang kotoran di atas feeding tray sehingga kualitas pakan menjadi buruk. Permasalahan kecilnya tembolok ayam bisa diatasi dengan baik jika peternak mengetahui dan paham cara untuk menyiasati serta beradaptasi dengan kasus tersebut.


kategori Blog

Tag

Post terbaru

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui